ELYANA PUSPITA HADI


Ulasan Buku Bermula Kembara Bermuara Kendara


Jumat, 18 Oktober 2024

 Bermula Kembara Bermuara Kendara 

Karya Setia Naka Andrian

Ulasan Buku

Bermula Kembara Bermuara Kendara

Oleh Elyana Puspita Hadi




Identitas Buku

Judul Buku    : Bermula Kembara Bermuara kendara

Penulis           : Setia Naka Andrian

Penerbit         : Lembaga Pelatihan Kerja Sangkar Aceh

Cetakan         : I, Agustus 2021

Tebal             : 13 x 20 cm; vi + 62 halaman

ISBN             : 978-623-97686-1-4

 

Bermula Kembara Bermuara Kendara karya Setia Naka Andrian (Sangkar Arah Pustaka, Agustus 2021) berisikan tulisan- tulisan yang menampilkan kombinasi pengalaman sehari-hari, penjelajahan/petualangan, dan hal-hal yang terjadi dilingkungan sekitar dituangkan menjadi sebuah karya yaitu karya puisi oleh Setia Naka Andrian.

Dilihat dari isi buku Bermula Kembara Bermuara Kendara (BKBK), Setia Naka Andrian menuliskan puisi sesuai dengan apa yang dia lihat dan dia alami semasa berpetualang.

Penyair adalah Setia Naka Andrian yang merupakan seorang dosen di Universitas PGRI Semarang.

Judul buku Bermula Kembara Bermuara Kendara dalam bahasa  Indonesia mempunyai arti Mulai Petualangan. Dalam puisi ini gaya penulisan mengungkapkan perasaan emosi, dan pengalaman pribadi dengan cara yang simbolis, artistik dan tidak menggunakan struktur puisi yang formal seperti bait dan larik. Meskipun demikian buku puisi (BKBK) tetap menggunakan bahasa yang indah, imaginatif, dan eskpresif.

Jika dibaca isi buku (BKBK), ide penulisan puisi seringkali didapatkan dari pengalaman pribadinya sehari-hari dan perjalananya selama berpetualang menjelajah beberapa kota serta pertemuan dengan orang lain dalam perjalanan.

Setia Naka Naka Andrian menuliskan pengalaman berkesanya ke dalam puisi yang kompleks dan indah. Dengan demikian judul buku Bermula Kembara Bermuara Kendara karya Setia Naka Andrian (Sangkar Arah Pustaka, Agustus 2021), memiliki tema perjalanan. Perjalanan yang menjadi ide buku puisi bukanlah hanya sekedar lokasi geografis atau waktu tertentu, tapi juga merupakan wadah untuk mengabadikan pengalaman berkesan yang bisa di baca kembali sehingga membuat pembaca ikut merasakan emosional dan soisal yang dialami  oleh penyair sendiri.

Setiap akhir bacaan puisi selalu dicantumkan latar tempat dan waktu yang dimana

mengartikan puisi tersebut ditulis oleh penyair saat berada ditempat tersebut dan pengalaman    apa saja yang dia jalani. Contohnya pada halaman pertama buku puisi Bermula Kembara

Bermuara Kendara karya Setia Naka Andrian (Sangkar Arah Pustaka, Agustus 2021), yaitu puisi Halaman Belakang dituliskan diakhir yaitu Tayu, April 2020. Sampai pada puisi

terakhir Menenggak Segelas Saja yaitu Kendal, Februari 2021.

             Dalam buku puisi (BKBK) penyair juga menggambarkan keindahan alam dengan menggunakan teknik deskriptif, contoh : “memasuki bibir Pantai” dan “garis Pantai yang panjang dengan gradasi warna pasir putih dan hitam” dapat diartikan untuk menggambarkan keindahan alam.

Perjalanan memberikan pengalaman langsung kepada penyair. Membuat penyair untuk menangkap momen-momen kehidupan yang berharga dan mengubahnya menjadi puisi. Setiap perjumpaan dengan orang dan tempat baru menumbuhkan perspektif baru yang dituliskanya pada puisi.

Buku puisi Bermula Kembara Bermuara Kendara karya Setia Naka Andrian (Sangkar Arah Pustaka, Agustus 2021), mempunyai tema perjalanan kerap mengajarkan kita bahwa banyak hal yang berkesan yang bisa kita kenang dan disimpan dalam sebuah tulisan.

_Elyana Puspita Hadi mahasiswa Pendiidikan Bahasa dan Sastra Indonesia semester tiga Universitas PGRI Semarang


 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENGKAJI PUISI DI ACARA MAHASASTRA 736

Kajian Semantik Analisis Ragam Makna dalam Album Lagu Tulus

ELYANA PUSPITA HADI_MENGKAJI PUISI DI PUNCAK NARAWITA FEST 2024